Ditulis oleh Admin
Senin, 08 Februari 2010 07:37
|
IKOHI calls for search of abducted activists, human rights court Kompas - January 23, 2010 Kompas -- The families of the victims of forced disappearances in 1997-1998 are hoping that the government will soon form a team to search for the 13 people still missing. It is hoped that this demand will be fulfilled before the end of the 100 hundred days of President Susilo Bambang Yudhoyono administration. "The search for the [missing] victims must be a priority, in addition to which we are also awaiting the establishment of an ad hoc human rights court, as mandated by the DPR's [House of Representatives] plenary meeting," said Indonesian Association of the Families of Missing Persons (IKOHI) chairperson Mugiyanto in Jakarta on Friday January 22.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Mugiyanto
Sabtu, 23 Januari 2010 00:00
|
Primaironline.com - Dalam bentang akhir dan awal tahun lalu, setidaknya tercatat dua tokoh yang berperan besar dalam penegakan hukum dan keadilan, telah berpulang meninggalkan kita. Yang pertama adalah KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dan yang kedua adalah Prof. Satjipto Rahardjo, yang sering dipanggil Prof Tjip.
Semasa hidupnya, Gus Dur selalu istiqomah (konsisten) dalam membela kaum lemah dan minoritas serta memperjuangkan keadilan sosial (Andree Feillard; 1999). Demikian juga Prof Tjip, yang dengan latar akademis dan kepakarannya terus berjuang menegakkan hukum yang tujuan utamanya adalah keadilan.
Prof Tjip menyebutnya sebagai hukum progresif. Menurutnya, hukum tidak boleh menjadi tawanan sistem dan undang-undang. Keadilan dan kebahagiaan rakyat ada di atas hukum.
|
|
Selanjutnya...
|
Ditulis oleh Campaign Officer
Rabu, 20 Januari 2010 10:13
|
RESOLUSI KONGRES III IKOHI
Jakarta, 6-10 Desember 2009 Sebelas tahun transisi demokrasi di Indonesia telah menghasilkan cengkraman yang makin dalam kekuatan politik neolibaralisme dan berlanjutnya impunitas bagi para pelanggar HAM. Empat orang presiden silih berganti menduduki istana dan tiga pemilu telah dilakukan untuk mengangkat anggota legislatif, tak lebih hanya pergantian kekuasaan yang tidak banyak manfaatnya bagi kehidupan rakyat dan nasib para korban.
Dalam pemilihan presiden terakhir, Soesilo Bambang Yudhoyono kembali terpilih menjadi presiden RI untuk kedua kalinya. Partai-partai politik yang bersaing dalam pemilu kemudian memberikan dukungan kepada pemerintahan SBY dengan imbalan pembagian kursi kementerian dan jabatan pemerintahan lainnya.
Kesempatan kedua untuk menjadi presiden ini tampaknya
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Berikutnya > Akhir >>
|